Penataan Ruang Kerja Kantor
A. PENGERTIAN RUANG KERJA KANTOR
Ditulis oleh :
Nama : Rohmatul Hildayanti
Kelas : X OTKP 3
Absen : 15
Tata ruang kerja kantor adalah pengaturan ruang kerja serta penyusunan alat-alat dan perabot kantor sesuai dengan luas lantai dan ruangan kerja yang tersedia sehingga pegawai dapat bekerja dengan nyaman.
The Liang Gie mengungkapkan bahwa tata ruang kerja disusun berdasarkan aliran pekerjaan sehingga perencanaan ruangan kantor yang baik akan menjamin kelancaran proses pekerjaan para pegawai kantor.
B. PERENCANAAN TATA RUANG KERJA KANTOR
C. TUJUAN TATA RUANG KERJA
Berikut adalah beberapa tujuan dari penataan tata ruang kantor:
1). Memberikan kenyamanan kepada pegawai sehingga nyaman dalam bekerja.
2). Memanfaatkan ruangan kantor dengan maksimal sehingga tidak ada ruangan yang tidak berguna.
3). Memudahkan arus komunikasi dari arus
kerja.
4). Memudahkan dalam pengawasan.
5). Memudahkan dalam memberikan pelayanan, baik pelayanan kepada rekan kerja maupun kepada pelanggan.
D. MANFAAT TATA RUANG KERJA
Jika dilakukan secara benar dan efektif, tata ruang kerja memiliki berbagai manfaat sebagai berikut:
1). Mengoptimalkan penggunaan ruangan yang ada secara efektif.
2). Mengembangkan lingkungan kerja yang nyaman bagi pegawai.
3). Menjamin efesiensi arus kerja dalam kantor.
4). Meningkatkan produktivitas para pegawai.
5). Memberikan kesan positif dan kenyamanan bagi pelanggan perusahaan.
6). Menganspirasi kemungkinan pengembangan organisasi di masa mendatang dengan melakukan tata ruang kerja yang fleksibel.
E. ASAS-ASAS TATA RUANG KERJA
Dalam tata ruang kerja juga harus memperhatian asas-asas tertentu sebagai pedoman. Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut:
F. JENIS TATA RUANG KANTOR
1). Tata Ruang Kantor Tertutup (Closed plan offices)
Tata ruang kerja tertutup adalah ruang untuk bekerja yang dipisahkan oleh tembok-tembok atau penyekat yang terbuat dari kayu.
2). Tata Ruang Kantor Terbuka (Open Place Offices)
Tata Ruang Kantor Terbuka adalah ruang kerja yang cukup luas dan ditempati oleh beberapa pegawai untuk bekerja bersama disuatu ruangan tanpa dipisah oleh penyekat atau pembatas yang permanen.
3). Tata Ruang Kantor Berhias atau Berpanorama (Landscape offices)
Bentuk ruang kantor berhias ini bertujuan agar lingkungan ruang kantor tampak seperti pemandangan alam terbuka.
4). Tata Ruang Kantor Gabungan (Mixed Office)
Tata ruang kantor gabungan merupakan gabungan antara bentuk ruang kantor berkamar kerja, terbuka, dan bertaman hias.
G. CARA MENATA RUANG KANTOR
Agar ruang kantor nyaman, indah dan enak dipandang, sebaiknya seorang pegawai harus mampu menatanya dengan cara-cara berikut.
1). Ringkas
2). Rapi
3). Rawat
4). Resik
5). Rileks
Demikian uraian mengenai penataan ruang kerja kantor,penulis berharap artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan penulis meminta maaf bila dalam penulisan artikel ini terdapat banyak kesalahan dan harap untuk dimaklumi
Sumber : Mulyani, Sriendang dkk. 2013. Administrasi Umum . Erlangga.
Ditulis oleh :
Nama : Rohmatul Hildayanti
Kelas : X OTKP 3
Absen : 15
Tata ruang kerja kantor adalah pengaturan ruang kerja serta penyusunan alat-alat dan perabot kantor sesuai dengan luas lantai dan ruangan kerja yang tersedia sehingga pegawai dapat bekerja dengan nyaman.
The Liang Gie mengungkapkan bahwa tata ruang kerja disusun berdasarkan aliran pekerjaan sehingga perencanaan ruangan kantor yang baik akan menjamin kelancaran proses pekerjaan para pegawai kantor.
B. PERENCANAAN TATA RUANG KERJA KANTOR
- Pekerjaan yang harus dilaksanakan,
- Proses yang digunakan,
- Peralatan mesin yang digunakan,
- Ruangan yang tersedia,
- Penerangan yang tersedia, dan
- Pegawai yang melaksanakan.
C. TUJUAN TATA RUANG KERJA
Berikut adalah beberapa tujuan dari penataan tata ruang kantor:
1). Memberikan kenyamanan kepada pegawai sehingga nyaman dalam bekerja.
2). Memanfaatkan ruangan kantor dengan maksimal sehingga tidak ada ruangan yang tidak berguna.
3). Memudahkan arus komunikasi dari arus
kerja.
4). Memudahkan dalam pengawasan.
5). Memudahkan dalam memberikan pelayanan, baik pelayanan kepada rekan kerja maupun kepada pelanggan.
D. MANFAAT TATA RUANG KERJA
Jika dilakukan secara benar dan efektif, tata ruang kerja memiliki berbagai manfaat sebagai berikut:
1). Mengoptimalkan penggunaan ruangan yang ada secara efektif.
2). Mengembangkan lingkungan kerja yang nyaman bagi pegawai.
3). Menjamin efesiensi arus kerja dalam kantor.
4). Meningkatkan produktivitas para pegawai.
5). Memberikan kesan positif dan kenyamanan bagi pelanggan perusahaan.
6). Menganspirasi kemungkinan pengembangan organisasi di masa mendatang dengan melakukan tata ruang kerja yang fleksibel.
E. ASAS-ASAS TATA RUANG KERJA
Dalam tata ruang kerja juga harus memperhatian asas-asas tertentu sebagai pedoman. Asas-asas tersebut adalah sebagai berikut:
- Asas jarak terpendek
- Asas rangkaian kerja
- Asas penggunaan seluruh ruangan
- Asas intergrasi kegiatan
- Asas perubahan susunan tempat kerja
- Asas keamanan dan kepuasan pegawai.
F. JENIS TATA RUANG KANTOR
1). Tata Ruang Kantor Tertutup (Closed plan offices)
Tata ruang kerja tertutup adalah ruang untuk bekerja yang dipisahkan oleh tembok-tembok atau penyekat yang terbuat dari kayu.
2). Tata Ruang Kantor Terbuka (Open Place Offices)
Tata Ruang Kantor Terbuka adalah ruang kerja yang cukup luas dan ditempati oleh beberapa pegawai untuk bekerja bersama disuatu ruangan tanpa dipisah oleh penyekat atau pembatas yang permanen.
3). Tata Ruang Kantor Berhias atau Berpanorama (Landscape offices)
Bentuk ruang kantor berhias ini bertujuan agar lingkungan ruang kantor tampak seperti pemandangan alam terbuka.
4). Tata Ruang Kantor Gabungan (Mixed Office)
Tata ruang kantor gabungan merupakan gabungan antara bentuk ruang kantor berkamar kerja, terbuka, dan bertaman hias.
G. CARA MENATA RUANG KANTOR
Agar ruang kantor nyaman, indah dan enak dipandang, sebaiknya seorang pegawai harus mampu menatanya dengan cara-cara berikut.
1). Ringkas
2). Rapi
3). Rawat
4). Resik
5). Rileks
Demikian uraian mengenai penataan ruang kerja kantor,penulis berharap artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan penulis meminta maaf bila dalam penulisan artikel ini terdapat banyak kesalahan dan harap untuk dimaklumi
Sumber : Mulyani, Sriendang dkk. 2013. Administrasi Umum . Erlangga.
Komentar
Posting Komentar