Tahap Produksi Video

               " Merancang, Menganalisis dan                            Mengevaluasi produksi video "

Ditulis oleh :
Nam         : Septi Nur Fadila
Kelas        : X OTKP3
Absen      : 19

              Beberapa tahapan proses pelaksanaan pembuatan video itu dapat dibedakan menjadi tiga bagian yaitu : a. Tahap pra - produksi, b. Tahap produksi dan c. Tahap pasca - produksi. Dibawah ini merupakan penjelasan mengenai ketiga tahapan tersebut. 

A. TAHAP PRA - PRODUKSI 
      Tahap pra - produksi merupakan sebuah proses tahap awal dalam membuat produk multimedia, yang berupa pengumpulan semua data dan elemen yang berkaitan dengan produksi.
 Pada prinsipnya proses ini meliputi sebagai berikut : 
● Penuangan ide ( proposal ) produk
● Perencanaan produk
● Perencanaan proses produksi 
● Penyusunan dokumentasi
● Penyusunan tim
● Membangun prototipe
● Pengurusan hak cipta dan 
● Penandatanganan kontrak dan pembiayaan 

1. Pencarian dan penemuan ide 
                        Pencarian dan penemuan ide merupakan tahapan awal sebelum dilakukan nya produksi. 
Beberapa langkah untuk pembuatan tema jika dilihat dari jenis video yang akan diproduksi antara lain :
☆ Video non comercial use
 Langkah - langkah yang harus dilakukan antara lain : 
     ▪ Meriset isu yang sedang berkembang di masyarakat
☆ Video liputan atau dokumentasi 
 Langkah -langkah yang harus dilakukan antara lain : 
      ▪ Menentukan liputan apa yang akan dibuat baik berupa wedding              ataupun even.
☆ Video company profile
 Langkah - langkah yang harus dilakukan antara lain :
      ▪ Melakukan pengumpulan data
      ▪ Melakukan pemahaman materi
      ▪ Melakukan observasi lapangan 
      ▪ Melakukan pendekatan kepada pihak - pihak yang terkait 

2. Setelah menemukan dan mengembangkan ide tahapan berikut nya adalah menjabarkan nya kedalam sebuah Sinopsis, Treatment, Shooting scrip dan Story board.
   a. Sinopsis : Dalam istilah sederhana, sinopsis berarti ringkasan cerita        yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara singkat dari              sebuah karya tulis maupum film.
  b. Treatment : Memiliki perbedaan dengan sinopsis yaitu, treatmen             memberikan gambar yang lebih mendetail dan tidak tematis yang           lebih mendeskritifkan gambar dari tema yang akan di videokan.
   c. Story board  : Digunakan untuk mendeskriptifkan rangkaian                     peristiwa yang akan direkam dalam video.
    d. Shooting Scrip : Digunakan sebagai panduan produksi ketika di             lapangan.


B. TAHAP PRODUKSI 
                     Tahap produksi video merupakan tahapan untuk merealisasikan semua langkah yang ada dalam tahap pra produksi. Di dalam tahap ini dipimpin oleh seorang sutradara yang berperan untuk bertanggung jawab terhadap jalan nya produksi di bantu oleh seorang asisten.  Salah satu yang perlu di cermati adalah mencatat adegan, shoot atau scine yang sudah di ambil oleh kameramen teknik ini di sebut " Camera logging".
♤ Adegan adalah proses atau kegiatan yabg dilakukan oleh pemeran atau tokoh.
♤ Shoot adalah cara pengambilan gambar yang dilakukan oleh kameramen.
♤ Scine adalah tempat dan waktu pengambilan gambar.

~ Beberapa saran produksi untuk kameramen yang sedang belajar :
   1. Lebih dekat ke objek
   2. Hati - hati dengan cahaya
   3. Jaga keseimbangan
   4. Hindari panning
   5.  Mengatur komposisi sebelum merekam
   6. Ambil banyak stok gambar 


C. TAHAP PASCA - PRODUKSI
               Tahap pasca produksi merupakan tahapan akhir dalam produksi video sebelum video siap disajikan atau di distribusikan. Dalam proses ini di perlukan software editing video dan perangkat yang memadai untuk melakukan proses editing.
Salah satunya adalah Adobe : 
  1. Adobe premier pro
  2. Adobe after effect
  3. Adobe media endcoder
  4. Adobe encore DVD

》 Tahapan proses pasca produksi itu sendiri dapat dibagi menjadi 3 tahapan yaitu : 
1. Editing off line
                Tahap ini merupakan tahapan awal dari proses editing video. Disini petugas pencatat scrip saat produksi, mencatat kembali semua hasil shooting dan adegan.
2. Editing on lins
                 Tahapan ini merupakan lanjutan dari tahap editing off line dengan melakukan proses editing dengan lebih cermat lagi.
3. Mixing dan Mastering 
                  Proses mixing berarti proses untuk menggabungkan atau mensinkronisasikan antara video dan audio. Sementara proses mastering adalah proses membuat kepingan VCD atau DVD master, yang kemudian akan di gandakan lagi.

                    Demikian uraian mengenai proses produksi video, penulis berharap artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan penulis meminta maaf bila dalam penulisan artikel ini terdapat banyak kesalahan dan harap untuk di maklumi.

Sumber : A Baskoro, Singgih dan Iswidarti, Penny.2013.Simulasi dan Komunikasi Digital. PT. Latiff Kitto Mahesa ( anggota IKIPI ).
              

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Norma dan Kaidah kearsipan

Ragam Budaya Jember